BAB 1. INFORMATIKA DAN KETERAMPILAN GENERIK (A. Informatika)

A. Pengerian Informatika

1. Informatika

Informatika merupakan bidang ilmu yang mempelajari perancangan, pengembangan, dan penerapan sistem komputasi beserta prinsip-prinsip yang mendasarinya. Bidang ini berfokus pada bagaimana suatu sistem komputasi dirancang untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan secara efektif dan efisien. Dalam bahasa Inggris, informatika dikenal dengan istilah Informatics, Computing, atau Computer Science. Selain mempelajari sistem komputer, informatika juga mencakup konsep komputasi dan penerapannya dalam pengembangan berbagai solusi berbasis teknologi.

Komputasi sendiri merupakan ilmu yang berkaitan dengan pemodelan matematika dan penggunaan komputer untuk menyelesaikan berbagai permasalahan, terutama di bidang sains. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komputasi adalah proses penghitungan menggunakan komputer, atau dalam konteks matematika, proses penghitungan menggunakan bilangan maupun peubah berdasarkan urutan langkah-langkah tertentu.

Landasan utama dalam mempelajari informatika adalah berpikir komputasional (Computational Thinking), yaitu suatu kerangka berpikir yang menggabungkan pemahaman terhadap perangkat keras, perangkat lunak, serta kemampuan bernalar (reasoning) dalam menganalisis suatu sistem maupun permasalahan. Cara berpikir ini didukung oleh pengetahuan teoretis dan praktis, serta berbagai teknik untuk menganalisis, memodelkan, dan menemukan solusi terhadap suatu persoalan. Oleh karena itu, siswa yang mempelajari informatika tidak hanya belajar menggunakan komputer, tetapi juga memahami bagaimana suatu sistem komputasional bekerja, baik sistem yang melibatkan komputer maupun yang tidak.

Seiring perkembangannya selama lebih dari dua puluh tahun, informatika telah menjadi disiplin ilmu yang berdiri sendiri. Hal ini disebabkan karena informatika memiliki karakteristik dan cara berpikir yang khas, yaitu berpikir komputasional, yang membedakannya dari bidang ilmu lainnya. Selain itu, konsep-konsep dasar dalam informatika bersifat tahan lama, tetap relevan meskipun teknologi terus berkembang, dan dapat diajarkan tanpa bergantung pada perangkat atau teknologi tertentu.

Pada awalnya, informatika hanya diajarkan di perguruan tinggi. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan akan literasi digital dan kemampuan berpikir komputasional, mata pelajaran informatika kini telah diajarkan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah, termasuk di Indonesia.

Scroll to Top