Kelas X
Materi Kelas X – Lingkungan MA Al-Ishlah Jamanis
BAB 1. INFORMATIKA DAN KETERAMPILAN GENERIK (A. Informatika)
A. Pengerian Informatika 1. Informatika Informatika merupakan bidang ilmu yang mempelajari perancangan, pengembangan, dan penerapan sistem komputasi beserta prinsip-prinsip yang mendasarinya. Bidang ini berfokus pada bagaimana suatu sistem komputasi dirancang untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan secara efektif dan efisien. Dalam bahasa Inggris, informatika dikenal dengan istilah Informatics, Computing, atau Computer Science. Selain mempelajari sistem komputer, informatika juga mencakup konsep komputasi dan penerapannya dalam pengembangan berbagai solusi berbasis teknologi. Komputasi sendiri merupakan ilmu yang berkaitan dengan
BAB 1. INFORMATIKA DAN KETERAMPILAN GENERIK (B. Keterampilan Generik)
B. Keterampilan Generik Dalam konsep kurikulum informatika, dikenal adanya 7 aspek praktik lintas bidang, dimana 2 diantaranya bersifat umum dan akan dipraktikkan dimana-mana. Tentunya, tidak semuanya harus dipraktikkan sekaligus pada satu aktivitas. Tujuh aspek praktika informatika itu adalah: Membina dan menumbuhkan budaya kerja masyarakat digital dalam tim yang inklusif. Berkolaborasi untuk melaksanakan tugas dengan tema komputasi. Mengenali dan mendefinisikan persoalan yang pemecahannya dapat didukung dengan sistem komputasi. Mengembangkan dan menggunakan abstraksi. Mengembangkan artefak komputasi, misalnya
Bab 2. Berpikir Komputasional
Melalui Berpikir komputasional (BK), kalian akan berlatih berpikir seperti seorang ilmuwan Informatika, bukan berpikir seperti komputer karena komputer adalah mesin. Kegiatan utama dalam BK ialah penyelesaian masalah (problem solving), untuk menemukan solusi yang efisien, efektif, dan optimal sehingga solusinya bisa dijalankan oleh manusia maupun mesin. Dengan kata lain, kegiatan dalam BK ialah mencari strategi untuk mengatasi persoalan. Ada 4 fondasi berpikir komputasional yang dikenal dalam ilmu Informatika, yaitu Abstraksi, Algoritma, Dekomposisi, dan Pola, yang sangat
A. Pencarian (Searching) (Bab 2)
A. Pencarian (Searching) Hidup adalah pencarian yang tiada henti. Mari, kita berpikir ke pengalaman “mencari” dalam kehidupan sehari-hari. Perhatikan contoh berikut. Pernahkah kalian merasa kebingungan saat mencari sebuah buku di lemari buku kalian? Atau bahkan di perpustakaan? Saat kalian meminta bantuan kepada petugas perpustakaan, mengapa dia dapat menemukan buku yang kalian cari dengan waktu yang lebih singkat? Apa itu mencari? Mencari adalah menemukan “sesuatu” yang bisa berupa benda, angka, konsep, informasi yang memenuhi kriteria tertentu
B. Sorting (Bab 2)
B. Sorting Saat merapikan sesuatu, misalnya koleksi buku, kita menyusun buku tersebut dengan menggunakan suatu aturan. Misalnya, jika kita memiliki koleksi buku cerita berseri, kemungkinan besar kita akan menyusunnya secara berurutan dari volume pertama hingga volume yang terbaru. Atau, ketika sedang berbaris, kita diminta untuk membentuk barisan berdasarkan tinggi badan. Hal-hal tersebut merupakan sebuah proses pengurutan atau sorting. Proses pengurutan akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program komputer atau aplikasi yang sering kita gunakan.
1. Insertion Sort (Bab 2)
1. Insertion Sort Insertion Sort adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk permasalahan pengurutan dalam list (daftar objek). Sesuai namanya, insertion sort mengurutkan sebuah list dengan cara menyisipkan elemen satu per satu sesuai dengan urutan besar kecilnya elemen hingga semua elemen menjadi list yang terurut. Misalnya, dalam kasus mengurutkan elemen list dari yang terkecil hingga terbesar (ascending), tahap pertama ialah kita akan membaca suatu elemen dengan elemen yang berdekatan. Apabila elemen yang berdekatan dengan elemen