Materi Kelas VIII
Materi Kelas IX
Materi Kelas X
Bab 5. Jaringan Komputer dan Internet (C. Konektivitas Internet)
C. Konektivitas Internet Koneksi internet umumnya dilakukan menggunakan kabel internet seperti kabel coaxial, kabel fiber optik, maupun kabel twisted pair. Selain itu, koneksi internet juga dapat dilakukan tanpa kabel (wireless connection). Baik jaringan berkabel maupun nirkabel memiliki metode tersendiri untuk terhubung ke internet. 1. Konektivitas Internet pada Jaringan Berkabel Konektivitas internet pada jaringan berkabel umumnya memanfaatkan jaringan kabel telepon atau televisi yang terhubung dengan Internet Service Provider. a. Dial-Up PSTN (Public Switched Telephone Network) Pada
Bab 5. Jaringan Komputer dan Internet (B. Internet)
B. Internet Berbeda dengan jaringan lokal yang hanya menghubungkan perangkat dalam area terbatas seperti rumah, sekolah, atau kantor, jaringan internet memiliki cakupan yang sangat luas hingga dapat menghubungkan perangkat di seluruh dunia. Internet merupakan singkatan dari interconnection-networking, yaitu jaringan komputer yang menghubungkan banyak perangkat di seluruh dunia. Jaringan internet memungkinkan pertukaran paket data (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Secara konsep, internet juga disebut sebagai jaringan area luas atau Wide
Bab 5. Jaringan Komputer dan Internet (A. Jaringan Lokal)
Bab 5. Jaringan Lokal dan Internet Jaringan komputer menggunakan dua buah atau lebih perangkat dengan menggunakan sebuah sistem komunikasi yang terstandarisasi secara global, yaitu Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP). Jaringan komputer yang menghubungkan komputer dibedakan menjadi dua jenis, yaitu jaringan lokal dan jaringan internet. Perbedaan utama keduanya terletak pada jangkauannya. Jaringan lokal memiliki jangkauan yang lebih terbatas dibandingkan jaringan internet. A. Jaringan Lokal Jaringan lokal adalah jaringan komputer berkabel maupun nirkabel yang menghubungkan komputer
Materi Kelas XI
Bab 5. CSS (H. Jenis-Jenis Properti CSS)
H. Jenis-Jenis Properti CSS Properti Latar Belakang Background : Menentukan berbagai properti latar belakang dalam satu deklarasi. background-attachment : Menentukan apakah gambar latar belakang diperbaiki atau menggulir dengan halaman web. background-color : Menentukan warna latar belakang elemen pada halaman web. background-image : Menentukan gambar latar belakang suatu elemen. background-clip : Menentukan seberapa jauh gambar latar atau warna memanjang untuk suatu elemen. background-origin Menentukan area posisi gambar latar belakang. background-position Menentukan asal dari gambar latar belakang. background-repeat Menentukan bagaimana ubin
Bab 5. CSS (G. Jenis Penulisan CSS)
G. Jenis Penulisan CSS 1. Inline CSS CSS ditulis langsung pada tag HTML. <p style=”color:red;”>Halo</p> 2. Internal CSS CSS ditulis di dalam tag <style>. <style> p { color: blue; } </style> 3. External CSS CSS ditulis di file terpisah dan dipanggil dari file html. <link rel=”stylesheet” href=”style.css”>
Bab 5. CSS (F. Selector CSS)
F. Selector CSS Selector digunakan untuk memilih elemen HTML yang akan diberi style. 1. Element Selector Memilih elemen berdasarkan nama tag. p { color: black; } 2. ID Selector Menggunakan tanda #. #judul { color: red; } HTML: <h1 id=”judul”>Belajar CSS</h1> 3. Class Selector Menggunakan tanda .. .kotak { background: yellow; } HTML: <div class=”kotak”></div> 4. Universal Selector Menggunakan tanda *. * { margin: 0; padding: 0; } 5. Group Selector h1, h2, h3 {
Bab 5. CSS (E. Bagian-Bagian CSS)
E. Bagian-Bagian CSS CSS memiliki beberapa bagian penting. 1. Selector Digunakan untuk memilih elemen HTML. Contoh: h1 { color: blue; } 2. Property Property adalah atribut yang akan diubah. Contoh: color: blue; color adalah property. 3. Value Value adalah nilai dari property. Contoh: color: blue; blue adalah value. 4. Declaration Gabungan property dan value. Contoh: color: blue; 5. Declaration Block Kumpulan declaration di dalam {}. Contoh: h1 { color: blue; font-size: 20px; }
Bab 5. CSS (D. Cara Kerja CSS Dan Struktur Dasar CSS)
D. Cara Kerja CSS Dan Struktur Dasar CSS 1. Cara Kerja CSS CSS bekerja dengan memilih elemen HTML lalu memberikan style pada elemen tersebut. Contoh: p { color: red; } Penjelasan: p adalah selector. color adalah property. red adalah value. Browser membaca CSS dari atas ke bawah. 2. Struktur Dasar CSS Struktur dasar CSS: selector { property: value; } Contoh: h1 { color: blue; font-size: 30px; } Penjelasan: h1 → selector color → property blue
Bab 5. CSS (C. Fungsi CSS)
C. Fungsi CSS CSS memiliki banyak fungsi penting. 1. Mempercantik Tampilan Website CSS dapat mengatur: Warna Font Layout Animasi Background 2. Memisahkan Struktur dan Tampilan HTML fokus pada isi. CSS fokus pada desain. 3. Membuat Website Responsive Website dapat menyesuaikan ukuran layar HP, tablet, dan desktop. 4. Mempermudah Pengelolaan Website Perubahan desain cukup dilakukan pada file CSS.